Sponsors Link

18 Jenis Bahan Hijab yang Bagus

Sponsors Link

Dengan semakin banyak muslimah yang memakai hijab dan mengikuti ciri-ciri hijab syar’i, pasaran kain memanfaatkan peluang.  Sekarang ini banyak dijual macam-macam jenis bahan hijab.  Mulai dari yang murah hingga mahal.  Umumnya kualitas bagus, ya harganya mahal.  Dari jilbab tersebut dibuat berbagai model.  Jilbab segiempat, jilbab phasmina, atau jilbab bergo (jilbab instan seperti ciri-ciri jilbab Rabbani asli).

ads

Mengetahui jenis bahan hijab perlu, untuk memastikan bahan hijab yang dibeli nyaman, syar’i, dan sesuai harganya.

  1. Sifon atau Chiffon

Bahan hijab sifon terbuat dari campuran bahan kapas, sutra, dan sintetis.  Banyak digunakan sebagai bahan hijab instan.  Namun, hijab ini mempunyai sifat licin dan tipis, sehingga perlu memakai bahan atau hijab lain atau ciput yang bukan ciri-ciri jilbab punuk unta di dalamnya.  Sangat disukai hijabers karena ringan dan jatuhnya bagus.  Sangat cocok digunakan untuk acara formal dan semi formal, namun tidak dianjurkan untuk dipakai di hari yang panas.  Bahan ini panas dan tidak menyerap keringat.

  1. Hycon

Hycon mempunyai ciri yang mirip sifon, namun lebih tipis.  Jika kita tidak mengetahui, pedagang terkadang menyebutnya sebagai bahan sffon.  Biasa digunakan dua lapis atau doble.  Bahan ini lebih murah harganya daripada sifon dan lebih ringan.  Karena mirip, maka sifat bahannya juga tidak jauh berbeda dengan sifon.

  1. Voile

Voile mempunyai sifat mirip hycon, halau dan lembut namun lebih kaku.  Bahan jilbab jenis ini lebih banyak digunakan sebagai bahan segiempat atau jilbab phasmina dan digunakan dengan berbagai model tutorial hijab kekinian instagram.

  1. Jersey

Jersey sangat cocok dan bahan hijab yang paling umum digunakan sebagai bahan jilbab instan.  Ini termasuk bahan yang pertama kali digunakan sebelum mengenal berbagai bahan lain sebagai bahan jilbab bergo.  Jersey mempunyai sifat tebal, ringan, dan tidak kusut.  Warna-warnanya bervariasi.  Bahkan, banyak juga bahan jersey yang mempunyai motif bunga dan polkadot.

  1. Satin

Satin yang mempunyai warna mengkilap dan polos bagian permukaannya sangat cocok dijadikan bahan jilbab segiempat dan jilbab phasmina.  Satin juga tidak menerawang sehingga tidak perlu menggunakan dua lapis saat memakainya.  Warnanya yang memberi kesan mewah dan elegan membuatnya sangat cocok digunakan dengan tutorial hijab pesta untuk wajah bulat dan tutorial hijab phasmina simple untuk wajah bulatCiri-ciri jilbab satin sangat disukai hijabers.

  1. Rayon

Bahan rayon juga berasal dari serat alami dan buatan.  Bahan ini mirip degan bahan katun yang dingin dipakai dan menyerap keringat.  Namun bahan rayon lebih halus teksturnya dibandingkan bahan katun.  Sangat cocok digunakan sebagai bahan hijab bergo yang dipakai sehari-hari.

Sponsors Link

  1. Sutra

Jenis bahan sutra tergolong lebih mahal dibandingkan bahan lain.  Ini mungkin karena membuatnya diperlukan cara khusus dengan beternak ulat sutra.  Selain itu, sutra mempunyai sifat tipis tidak menerawang,  lembut, dan nyaman dipakai, serta tidak panas..  Sangat cocok digunakan untuk keperluan pesta.  Namun, jilbab ini memerlukan perawatan khusus karena warna yang dimilikinya mudah luntur.

  1. Spandeks

Bahan spandeks dapat digunakan untuk berbagai keperluan.  Untuk hijabers, bahan ini dapat dibuat gamis karena bahannya mengkilap, halus, lembut, dan nyaman dipakai.  Spandeks dapat menyerap keringat dengan sempurna.  Bahan ini juga mempunyai harga yang relatif lebih mahal dibandingkan yang lain, tetapi mempunyai beberapa kualitas yang berbeda.  Jika membeli bahan spandex, hijab yang dibuat bisa berupa jilbab segiempat, jilbab phasmina, atau bergo.  Jilbab spandex mudah dibentuk.  Namun tidak dianjurkan dicuci dalam mesin cuci karena bahan bisa melar.

ads

  1. Ceruti

Bahan ceruti banyak digunakan sebagai bahan jilbab bergo.  Termasuk bahan yang nyaman dipakai dan warnanya mengkilap.  Merupakan campuran dari bahan sutra, sehingga harganya cenderung lebih maha.  Bahan ini mempunyai ciri khas bertekstur seperti kulit jeruk.

  1. Poliethylene

Bahan polyethilene di pasaran sering disebut sebagai kaos PE yang terbuat dari bahan sintetik.  Bahan PE bersifat tebal, halus, dan adem.  Penggunaannya saat ini lebih banyak menjadi jilbab instan anak dan jilbab instan besar.  Namun, ada beberapa produk yang sudah menggunakannya sebagai bahan jilbab phasmina isntan.

  1. Twiscone

Bahan ini sepintas mirip dengan sifon.  Belum dikenal banyak orang sebagai bahan jilbab.  Teskturnya lebih tebal dan lebih halus daripada sifon, sehingga lebih nyaman dan mudah dipakai.  Bahan ini juga tidak menyerap keringat, namun tidak menimbulkan bau seperti mengenakan bahan sifon.

  1. Katun

Hijab dengan bahan katun nyaman dipakai untuk kegiatan sehari-hari.  Karena tebal, lembut, dan dingin.  Namun karena agak kaku jika dibentuk, bahan katun lebih banyak digunakan sebagai jilbab bergo atau instan.  Sedikit yang menggunakannya sebagai bahan jilbab segiempat atau phasmina.  Sepintas bahan ini mirip dengan PE, namun seratnya lebih halus.  Di pasaran ada 2 macam katun, yaitu Combed dan caded.  Katun jenis combed mempunyai kualitas lebih bagus.

  1. Rajut

Manusia memang sangat kreatif.  Sekarang ini, bahan rajut yang biasa digunakan sebagai bahan sweater, dapat digunakan sebagai jenis bahan hijab, khususnya hijab phasmina.  Bahan rajut sangat nyaman dipakai.  Sangat cocok digunakan di malam hari saat cuaca dingin karena akan memberikan kehangatan.

  1. Hyget

Bahan hyget tipis dan panas.  Bahan ini banyak dibuat jilbab untuk keperluan massal, sebab harganya sangat murah.  Sepintas mirip kaos.  Cocok digunakan untuk jilbab sehari-hari karena bahan mudah sekali mengkerut.

  1. Tetoron – Cotton

Tetoron –Cotton atau TC merupakan bahan yang berasal dari campuran PE dan katun.  Bahan tidak selembut PE, namun juga menyerap keringat dan dingin dipakai.  Sama dengan PE, bahan ini banyak dibuat menjadi jilbab syar’i modis yang ukurannya besar atau jilbab anak-anak.

Sponsors Link

  1. Kashmir

Bahan Kashmir tergolong mewah dan harganya mahal.  Jilbab ini semakin sering dicuci akan semakin halus.  Bahan ini agak tebal, tetapi mudah dibentuk.  Sangat cocok dipakai sebagai bahan hijab segiempat dan hijab phasmina.  Namun, karena ketebalannya bahan ini tidak cocok digunakan di cuaca panas seperti terik matahari di luar ruangan.

  1. Wolfis atau Wolpeach

Bahan yang tebal dengan warna doff sederhana, jatuh, dan tidak panas.  Bahan wolfis mempunyai harga lebih mahal dibandingkan sifon dan hycon.  Sangat cocok digunakan sebagai bahan jilbab dengan berbagai suasana dan kegiatan.

  1. Dobby

Jenis bahan dobby sebenarnya dudah dikenal lama, namun namanya tidak banyak orang tahu.  Bahan ini banyak digunakan sebagai jilbab syar’I segiempat dan tidak transparan.  Warnanya ada berbagai macam polos, namun di tengahnya seperti bergaris-garis.  Bahan agak sulit dibentuk seperti katun.

Banyak sekali jenis bahan hijab yang dijual.  Dengan mengetahuinya akan memudahkan pembelian dan memilih yang cocok sesuai keinginan.  Bagi yang ingin berbisnis produksi hijab, mengetahuinya adalah wajib.  Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Jenis & Tipe